Bicara tentang linux
biasanya berbau tentang dunia para hacker,tapi disini tidak akan membahas
tentang hacking menghacking.Linux sendiri berarti Unix clone, kernel yang
ditulis oleh Linus Torvalds dan dikembangkan dengan bantuan programer dan
hackers dari seluruh dunia. Linux memiliki semua feature yang dimiliki oleh
Unix, termasuk multitasking, virtual memory, shared libraries, demand load,
shared copy on write executables, proper memory management dan TCP/IP
networking.
Kali Linux sendiri untuk saat ini sedang menjadi buah bibir
di kalangan para pecinta linux diseluruh dunia.Karena distro ini dulunya adalah
distro Backtrack yang sangat mendunia itu.
Para pengembang backtrackpun memutuskan untuk
mengganti nama distronya menjadi Kali Linux sekitar pertengahan maret 2013 di
versi terbarunya ini untuk memfokuskan Kali Linux sebagai distro berbasis
industri untuk percobaan penetrasi (Penetration Testing).
Disamping meneruskan kehadiran distro Backtrack
dengan nama barunya, Kali Linux yang dikembangkan secara diam-diam ini,Kali
Linux juga telah melakukan perombakan dan menata ulang kembali
strukturnya,termasuk mengganti distro Linux yang digunakan sebagai landasannya.
Jadi Kali Linux saat ini akan dijadikan sebagai standarisasi distro Linux yang
digunakan untuk sebuah percobaan penetrasi (Penetration Testing).
Di pertemuan Pertama
ini akan mebahas tentang Information gathering. Information gathering adalah
sebuah tahapan yang diambil oleh seorang hacker maupun penetration tester dalam
melakukan penetrasi tes. saya
akan membahas Information Gathering dengan menggunakan nmap. Nmap adalah sebuah peralatan pencari
informasi, lebih khusus mencari informasi port yang terbuka dalam sebuah
jaringan. Nmap di disain khusus untuk melakukan ping menuju port-port yang
terbuka, dan kembali lagi kepada hacker dengan membawa informasi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar